Tugu Kujang sebagai simbol Kota Bogor
Share on :
Tugu Kujang adalah monumen yang merupakan simbol kota Bogor. Tempat berdirinya tugu ini merupakan pertemuan antara jalan Pajajaran dan Otto Iskandardinata. Bila anda memasuki Bogor dari  tol Jagorawi maka posisi tugu Kujang berada di sebelah kanan. Jaraknya dari ujung Jagorawi sekitar 250 meter. Posisinya berada persis di depan Botani Square atau di sebelah outlet Kentucky Fried Chicken dan Kebun Raya Bogor.

Tugu Kujang tersebut berdiri kokoh dan megah dengan ukuran tinggi sekitar 25 meter yang dibangun di atas sebuah lahan berbentuk segitiga dengan luas kurang lebih 26 m x 23 m.Tugu dibangun pada 4 Mei 1982  atau sekitar 33 tahun lalu, pembangunan dilakukan pada saat dipimpin walikota Ahmad Sobana. Pembangunan Tugu Kujang itu sendiri konon menghabiskan biaya hingga 80 juta pada masa itu.

Lihat koleksi Kaos Bogor Prime 38 di sini

Tugu Kujang terdiri dari 2 bagian. Bagian pertama adalah bagian badan tugu berbentuk obelisk yang ujungnya terpotong. Bagian atas terdapat sebuah ornamen berbentuk senjata klasik masyarakat Sunda, yaitu Kujang. Ornamen Kujang sendiri terbuat dari baja anti karat berukuran 7 M dan seberat kurang lebih 800 kilogram.

Pada saat pemasangan ornamen, mengingat ukuran dan beratnya, serta ketinggian tugu, diperlukan bantuan helikopter dari Lapangan Udara Atang Sanjaya Bogor. 

Foto: okkyzulindra


Tugu Kujang sebagai simbol

Semua kota di Indonesia (bahkan di dunia) akan selalu memiliki sesuatu sebagai simbol atau ikon. Begitu juga Bogor, sang kota hujan. Tugu Kujang adalah salah satu simbol Kota Bogor. 

Apa kaitannya Kujang dengan Bogor?

Kujang adalah sebentuk “senjata” tradisional dari masyarakat Sunda. Asal mulanya Kujang adalah sebuah peralatan bertani masyarakat Sunda. Bukan senjata. Keberadaannya sebagai alat pertanian sudah tercatat dalam sejarah pada abad ke-8-9 Masehi. Baru sekitar abad 9-12 Masehi perannya berubah menjadi sebuah senjata bernilai sakral dan simbolik.

Ada beberapa versi asal kata Kujang. Ada versi yang mengatakan bahwa kata Kujang berasal dari bahasa Sunda kuno “Kudi" dan "Hyang". Kudi berarti senjata yang memiliki kekuatan gaib. Hyang berarti Dewa. Ada juga yang mengaitkan dengan kata "Ujang" alias manusia.
Kaitan Kujang dengan Bogor adalah senjata ini ditengarai merupakan senjata pusaka dari masa Kerajaan Sunda abad 12-15 yang memiliki ibukota di Pakuan Pajajaran. Kalau menurut literatur sejarah, Pakuan Pajajaran ini berlokasi di Bogor.

Salah satu rajanya yang terkenal adalah Prabu Siliwangi. Dia lah yang menetapkan “Bogor” sebagai ibukota kerajaannya di tahun 1482. Oleh karena itu hari penobatan prabu Siliwangi, yaitu 3 Juni 1482 ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Bogor.

Jadi itulah alasan mengapa tugu Kujang didirikan dan dijadikan simbol kota Bogor. Jangan pula dilupakan bahwa mayoritas masyarakat di Bogor berasal dari etnis Sunda.

Untuk melestarikannya, tugu tersebut juga terus dilakukan perawatan agar terjaga kelestarian dan kekokohan bangunan tersebut. Sebenarnya dibelakang Tugu Kujang terlihat pemandangan Gunung Salak yang menjadikannya semakin indah dipandang. Namun, sayang kini keberadaan Tugu bersama dengan Gunung Salak di balik latarnya telah sulit dilihat karena terhalang oleh bangunan hotel yang dibangun dan berdiri megah sehingga menghalangi pemandangan Gunung Salak tersebut.

Mudah-mudahan artikelnya dapat bermanfaat, terima kasih sudah berkunjung :) 
Jangan lupa untuk membaca artikel "Sejarah singkat Kota Bogor".

Regards
Bogor Prime 38 Clothing
Official Mini Store
Jl. Pahlawan Bondongan Gg Raden Saleh (Seberang Ayam Goreng Aroma 1) Bogor

0 Reviews:

Post a Comment